Jumat, 05 November 2010

Paradigma Positivisme


 
Paradigma adalah basis kepercayaan utama atau metafisika dari sistem berpikir: basis dari ontologi, epistemologi, dan metodologi. Dalam pandangan filsafat, paradigma memuat pandangan-pandangan awal yang membedakan, memperjelas, dan mempertajam orientasi berpikir seseorang. Dengan demikian paradigma membawa konsekuensi praktis bagi perilaku, cara befikir, interpretasi, dan kebijakan dalam pemilihan masalah. Seperti halnya anggapan bahwa suatu masalah yang memiliki posisi berbeda akan memerlukan tingkat perlakuan yang berbeda pula, maka paradigma pada dasarnya memberi representasi dasar yang sederhana dari suatu pandangan yang kompleks hingga orang dapat memilih untuk bersikap atau mengambil keputusan (Salim, 2006:96-97).
Sejak abad pencerahan sampai era globalisasi ini, ada empat paradigma ilmu pengetahuan yang dikembangkan oleh para ilmuwan dalam menentukan hakikat realitas atau ilmu pengetahuan yang berkembang dewasa ini. Paradigma ilmu ini adalah: Positivisme, Postpositivisme, Critical Theory dan Konstruktivisme.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar